www.suaragemerlapfm.com
25-05-2015 | | Dibaca : 660 pembaca

Konsumsi Ikan Lamongan Masih Rendah

Konsumsi Ikan Lamongan Masih Rendah

Meski Lamongan menjadi salah satu produsen ikan terbesar, tingkat konsumsi ikan masyarakatnya masih di bawah rata-rata nasional. Yakni hanya mencapai 25,78 kilogram perkapita pertahun.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Suyatmoko dalam acara Lomba Cipta Menu Kreasi Ikan dan Menggoreng Ikan di Alun-Alun Lamongan, Kamis (21/05).

Dikatakan Suyatmoko, kabupaten Lamongan merupakan salah satu produsen ikan terbesar di Jawa Timur dengan hasil produksi sebesar 116.972,963 ton pada tahun 2014. Dengan rincian 74.625,4 ton diproduksi dari perikanan tangkap dan 42.346,963 ton diproduksi dari perikanan budidaya.

“Namun dari seluruh jumlah produksi ikan tersebut, hampir 85 persen masih dipasarkan dalam bentuk segar. Tidak hanya itu, tingkat konsumsi masyarakat Lamongan juga masih dibawah nasional, yakni 25,78 kg per kapita per tahun,” ungkap Suyatmoko.

“Oleh karena itu diperlukan inovasi olahan produk perikanan serta nilai tambah untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarakat Lamongan”, jelas Suyatmoko.

Bupati Fadeli pun mendukung kegiatan tersebut. Dia mengapresisasi kegiatan yang kali ini tak hanya pejabat saja yang bisa ikut event lomba Cipta Menu Kreasi Ikan dan Menggoreng Ikan.

“Saya sangat senang pada lomba tahun ini tak hanya pejabat yang dapat mengikuti tetapi juga masyarakat, para lurah, kades dan pelaku usaha perikanan. Kabupaten Lamongan adalah gudangnya ikan. Jadi jangan sampai masyarakatnya kurang gizi ikan, apalagi protein yang terkandung dalam ikan baik untuk balita dan ibu hamil”, lanjut Fadeli.

Lomba menggoreng ikan itu sendiri diikuti oleh 300 peserta. Sedangkan lomba cipta menu kreasi ikan diikuti oleh 27 kecamatan.

Salah satu peserta lomba menggoreng ikan nomor 289 Sakuri dari Kecamatan Karanggeneng bahkan didampingi oleh anak istrinya. Saat dia menggoreng ikan istrinya memberikan instruksi tanpa membantu karena memang sang bapak harus menggoreng sendiri dalam lomba tersebut. Sukari terlihat membuat bumbu semacam salad sayur dengan campuran jagung dan bawang bombay.

Sementara di Lomba Cipta Menu Kreasi Ikan, salah satu yang unik adalah menu Banrol Ikan dari Kecamatan Kalitengah.

Menu untuk balita itu terbuat dari ikan bandeng dengan saus madu. Ikan bandeng ini bahkan memiliki kandungan omega3 yang lebih tinggi dari salmon.

Ada juga menu Mujaer Soram. Racikan menu ini semacam bakso yang menggunakan buah leci dengan daging mujaer di tengahnya.

©2015 - www.suaragemerlapfm.com
All rights reserved